Daily Life Mahasiswa Akuntansi

 

Hidup di Antara Tangerang dan Grogol


Senin, 04.00 Pagi

Alarm di ponselku berbunyi nyaring. Suara yang sama yang kupasang setiap hari kerja. Mata masih berat, tapi aku tahu jika aku tidak bangun sekarang, aku akan terlambat ke kampus. Rutinitasku dimulai. Aku segera bangun, mandi, cuci muka, dan menyiapkan diri.

Sarapan di rumah adalah ritual wajib. Biasanya, ibuku sudah menyiapkan nasi goreng atau roti dengan teh hangat. Pukul 05.30, aku memacu motor Vario kesayanganku menuju Trisakti School of Management di Grogol. Perjalanan sekitar 1,5 jam cukup panjang, tapi sudah biasa. Jalanan Tangerang ke Grogol di pagi hari cenderung padat, tapi aku selalu berusaha menikmatinya, meski sering terjebak macet.

Tiba di kampus pukul 07.00, 30 menit sebelum kelas pertamaku dimulai. Ini aturan tak tertulis buatku: selalu sampai lebih awal. Aku manfaatkan waktu itu untuk mengulang catatan jurnal akuntansi minggu lalu.


07.30 : Kelas Akuntansi Dasar 1
Bu Fung Jin masuk kelas dengan senyumnya yang ramah. Hari ini kami membahas jurnal penyesuaian. Sejujurnya, aku merasa topik ini cukup menantang, tapi dengan penjelasan beliau yang jelas, semuanya jadi lebih mudah dipahami. Aku suka cara beliau menjelaskan: sederhana tapi langsung ke inti.

10.00 : Istirahat Sebentar
Usai kelas, aku selalu menyempatkan diri membeli cemilan di kantin kampus. Pisang goreng dan kopi hitam adalah pilihanku hari ini. Setelah itu, aku menuju ruang kelas berikutnya untuk Teknologi dan Sistem Informasi (TSI).

10.30 : Kelas Teknologi dan Sistem Informasi
Bu Julisar adalah dosen yang sangat detail. Hari ini, beliau mengajarkan tentang penting dan bahaya Sistem Informasi terhadap suatu usaha. Materinya menarik, dan aku langsung membayangkan materi ini bisa jadi pembelajaran baik untuk membuka usaha di masa mendatang nantinya.

Pukul 13.00, kelas selesai. Aku merasa sedikit lelah tapi puas karena banyak hal baru yang kupelajari. Aku langsung kembali ke motor, siap untuk perjalanan pulang ke Tangerang.




Selasa, 08.00 Pagi
Hari Selasa sedikit berbeda. Karena kelas pertama dimulai pukul 10.30, aku bisa bangun lebih siang. Sarapan lebih santai, sambil ngobrol dengan ibuku. Pukul 09.00, aku mulai perjalanan ke Grogol.

10.30 : Kelas Bisnis
Bu Denny punya gaya mengajar yang sangat praktis. Hari ini, beliau berbagi cerita tentang pengalaman membuka usaha kuliner. Aku merasa terinspirasi untuk suatu hari nanti mencoba memulai bisnis sendiri, mungkin toko online kecil-kecilan. Aku mencatat setiap detail tips yang beliau berikan.

13.30 : Kelas Hukum Bisnis
Pelajaran hukum terasa lebih berat. Pak Bambang sering membahas pasal-pasal hukum perdata yang rumit. Tapi aku paham pentingnya materi ini untuk memahami bagaimana melindungi bisnis secara hukum. Setelah kelas ini selesai pukul 16.00, tubuhku terasa lelah, tapi ada kepuasan karena berhasil melewati hari yang penuh pelajaran.




Rabu, 04.00 Pagi
Kembali ke rutinitas bangun pagi. Setiap hari Rabu, aku ada kelas Pendidikan Kewarganegaraan pukul 07.30 hingga 09.10, sedikit lebih cepat karena bobot mata kuliah ini hanya 2 SKS saja. Pukul 05.30, aku sudah di atas motor, memulai perjalanan.

07.30 : Kelas Pendidikan Kewarganegaraan
Pak Maidani selalu memulai kelas dengan cerita menarik tentang bagaimana Pancasila diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Topiknya cukup relevan dengan kehidupan sehari-hari, jadi aku bisa mengikuti dengan santai meski masih pagi.

09.10 : Waktu Luang
Setelah kelas, aku punya waktu sekitar empat jam sebelum kelas berikutnya. Biasanya aku menghabiskan waktu ini di perpustakaan, membaca buku tentang Akuntansi, Bisnis, atau menyelesaikan tugas. Kadang aku tidur sebentar di ruang UKKA di dekat kantin, terutama jika malam sebelumnya kurang tidur.

13.30 : Lab Akuntansi Dasar 1
Kelas lab ini seperti sesi praktik dari materi yang diajarkan di kelas AD1. Kak Calista, asisten dosen, sangat membantu dalam menjelaskan konsep yang mungkin masih sulit dipahami. Kami belajar bagaimana menginput data jurnal ke dalam Worksheet. Pukul 16.00 kelas selesai, dan aku kembali ke rumah dengan rasa puas.




Kamis, 04.00 Pagi
Hari terakhir kuliah minggu ini. Jadwalnya cukup padat, dengan Matematika Bisnis dan Ekonomika.

07.30 : Kelas Matematika Bisnis
Pak Ischak terkenal dengan gaya mengajarnya yang sangat santai tapi tetap fokus. Hari ini kami membahas cara menghitung pajak dan bagaimana hubungan antara supply and demand memengaruhi harga. Aku merasa materi ini relevan untuk banyak aspek kehidupan, terutama bagi yang ingin berbisnis.

10.30 : Kelas Ekonomika
Pak Darwin adalah dosen favoritku. Beliau sering menggunakan contoh-contoh nyata dalam mengajarkan elastisitas dan perilaku pasar. Hari ini, kami mendiskusikan bagaimana harga suatu barang yang naik memengaruhi permintaan konsumen. Materinya terasa hidup, dan diskusi kelas sangat menarik.




Jumat, 10.30 
Hari yang cukup santai namun ku isi dengan datang ke kampus untuk mengikuti salah satu kegiatan di kampus, yakni UKKA. Merupakan sebuah kegiatan keagamaan Katolik yang disediakan oleh kampus untuk berkumpul bersama teman-teman seiman. Kegiatan diawali dengan ibadat dan dilanjutkan dengan beberapa games ringan. Sangat menyenangkan ! 


Sabtu-Minggu : Waktunya Beristirahat
Akhir pekan biasanya aku habiskan di rumah, mengerjakan tugas, atau refreshing. Di hari Sabtu sore biasanya aku luangkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara ke gereja. Sepulangnya dari gereja aku biasa bermain dengan teman-teman kuliah yang tinggal di Tangerang juga.




Refleksi : Hidup Sebagai Mahasiswa Akuntansi

Rutinitasku memang padat dan perjalanan yang jauh kadang terasa melelahkan, tapi aku selalu berusaha menikmatinya. Setiap hari adalah kesempatan untuk belajar, baik di kelas maupun dalam perjalanan. 

"A day without learning is like a day without breathing" 

Siapa tahu, suatu saat nanti aku bisa menjadi akuntan sukses yang memulai semuanya dari perjalanan panjang Tangerang ke Grogol.




Catatan kecil ini adalah cara bagiku untuk merekam perjalanan hidupku yang penuh dengan tantangan, pelajaran, dan harapan baru 😊 

Komentar